WhatsApp Image 2019-06-22 at 11.18.17

Nursyamsi M

“Saya merasa punya cukup bekal setelah menimba ilmu di FISIP Unhas”

Pegawai Negeri Sipil Dinas Sosial Kabupaten Gowa (Alumni Sosiologi, 2014)

 

 

Menjadi salah satu alumni Fisip UNHAS merupakan sebuah kebanggan bagi saya. Tidak mudah untuk bisa menjadi alumni fisip. Pertama, saya harus mampu mengalahkan pesaing-pesaing saya dulu sewaktu SBMPTN dimana satu kursi harus berebut dengan puluhan bahkan ratusan calon maba. Kedua, saya harus bisa survive dengan kondisi kampus, tugas kuliah, praktek lapangan hingga ujian. Ketiga, saya tentu harus bisa melewati ujian proposal dan skripsi untuk mendapatkan gelar alumni FISIP.
FISIP juga memberikan sebuah pengalaman dan pembelajaran berharga yang tak akan pernah saya lupakan. FISIP mempercayai dan mengutus saya untuk menjadi delegasi pertukaran mahasiswa PERMATA tahun 2016 lalu. Pengalaman merantau selama 1 semester di kota Medan yang notabene jauh dari kota Makassar membuat saya menjadi pribadi yang lebih tangguh, harus mampu mengatasi permasalahan secara mandiri dan tentu saja tetap bisa mengukir prestasi dikampus lain. Bukan perkara mudah menjaga nama baik sendiri, nama baik FISIP dan tentu saja nama baik UNHAS di kota orang, namun bekal sebagai mahasiswa FISIP membuat saya harus mampu bertahan dan akhirnya mampu membawa kebanggaan memakai almamater merah Unhas.
Saat ini saya menjadi aparatur sipil negara merasa siap untuk mengabdi pada bangsa, negara dan masyarakat dengan implementasi nilai-nilai yang telah guru-guru ajarkan di FISIP sewaktu kuliah dulu. Saya merasa punya cukup bekal setelah menimba ilmu di FISIP Unhas. Terimakasih FISIP Unhas atas segala yang telah diberikan pada saya.

JAYALAH FISIPKU, JAYALAH UNHASKU. SALAM BIRU KUNING

 

Sosiologi, 2014