Makassar – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Enrekang melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Dekan FISIP Unhas pada Selasa, 24 Februari 2026, dengan tujuan memperkuat hubungan kelembagaan dan peningkatan kualitas SDM.
Acara dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prof. Dr. Phil. Sukri, M.Si., termasuk jajaran Wakil Dekan dan Gugus Penjaminan Mutu, serta delegasi DPRD Enrekang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Ikrar Eran Batu.
Dalam sambutannya, Prof. Sukri menekankan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah niat baik untuk menciptakan kemanfaatan timbal balik yang berkelanjutan bagi kedua institusi.
“Kerja sama ini merupakan landasan formal bagi kita untuk menjalankan berbagai agenda strategis ke depan yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak. Kami di FISIP Unhas memiliki visi untuk terus berkontribusi pada pembangunan daerah, salah satunya dengan mendukung penguatan kinerja DPRD dalam proses legislasi melalui kajian-kajian akademik yang relevan,” ujar Prof. Sukri.
Selain itu, Prof. Sukri juga menawarkan peluang pengembangan kapasitas bagi anggota maupun staf DPRD Enrekang melalui program studi lanjut. “Kami memiliki 7 departemen dengan total 19 program studi. Kami menawarkan kepada anggota dan staf di DPRD yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun S3 sebagai bagian dari upaya kami membantu peningkatan kualitas SDM,” tambahnya. Beliau juga menegaskan kesiapan FISIP Unhas dalam mendukung kinerja DPRD, khususnya dalam proses legislasi.
Ketua DPRD Kabupaten Enrekang, Ikrar Eran Batu, menyambut hangat inisiasi ini dan menyatakan kebanggaannya dapat bekerja sama dengan FISIP Unhas. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk membantu tugas-tugas kedewanan, terutama dalam memberikan pengalaman lapangan bagi mahasiswa melalui program praktik atau magang.
“Kami berharap mahasiswa FISIP Unhas dapat melakukan praktik lapangan atau riset di Enrekang agar terjadi pertukaran ilmu dan pengalaman yang mencerdaskan,” ujar Ketua DPRD. Pihaknya juga berkomitmen untuk saling memberikan sumbangsih, termasuk dalam membantu proses legislasi dan kebijakan daerah yang lebih berbasis data akademis.
Acara ditutup dengan diskusi mengenai langkah teknis implementasi kerja sama, termasuk rencana partisipasi praktisi mengajar pada semester mendatang. Sinergi ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Enrekang sekaligus penguatan kapasitas akademik di FISIP Unhas.